Wednesday, October 11, 2017

KRITIK ARSITEKTUR



KRITIK IMPRESSIONIS


(Imppressionis Criticism) Kritik dipakai sebagai alat untuk melahirkan karya seni baru.


Kritik ini menggunakan karya seni atau bangunan sebagai dasar bagi pembentukan karya seninya.


Kritik impresionis dapat berbentuk : 

·          - Verbal discourse (narasi verbal puisi atau prosa) 

·         - Caligramme (paduan kata)

·         - Painting (lukisan) 

·         - Photo image (imagi foto) 

·         - Modification of building (Modifikasi bangunan) 

·         - Cartoon (menampilakan gambar bangunan dengan cara yang lebih menyenangkan).

 



Berikut salah satu contoh kritik arsitektur dengan menggunakan kritik impressionis :


          

 Museum Purna Bakti Pertiwi
  

Museum Purna Bhakti Pertiwi merupakan salah satu  wahana edukasi di sekitar Kawasan Taman Mini Indonesia Indah yang berisikan koleksi cindera mata dan tanda penghargaan terhadap pengabdian Presiden Republik Indonesia Ke-2, H. M. Soeharto.




Bentuk arsitektur bangunan mengacu pada kearifan lokal nusantara yaitu Nasi Tumpeng. Makna bangunan tumpeng melambangkan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta ucapan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia.

Di Halaman sekeliling Museum terdapat Griya Mahabharata, Griya Makutha Rama, dan Kapal Perang KRI Harimau, saksi bisu pertempuran pembebasan Irian Barat. Terdapat pula koleksi anggrekdan tanaman langka Nusantara.









Ventilasi pada Museum Purna Bakti Pertiwi


Arti atau lambang warna

Merah                : Melambangkan keberanian dan membela kebenaran

Kuning Gading  : Melambangkan kegembiraan dan kebahagiaan

Hijau                   : Melambangkan ketentraman dan kedamaian


 Lidah Api mempunyai arti atau simbol yaitu kesaktian dan kesucian




gambar : google

No comments:

Post a Comment