Lapangan Senado
(bahasa Portugis: Largo do Senado;
Tradisional: 議事亭前地)
adalah wilayah beraspal yang berada di pusat bekas koloni Portugis di Makau.
Lapangan ini ditutupi oleh bangunan Leal Senado, Kantor Pos Umum, dan Gereja
Santo Dominikus. Lapangan Senado diaspal dengan gaya Portugis tradisional.
Jalan utama pusat bersejarah Makau, yaitu Avenida de Almeida Ribeiro, melewati
Senado. Lapangan Senado juga merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO
"Pusat Bersejarah Makau".
Monday, June 12, 2017
Saturday, June 10, 2017
Kota ShenZhen dan Keindahan Shenzhen Bay Sports Center
Kuliah Lapangan Arsitektur adalah mata kuliah jalan-jalan
yang sangat gue idolakan dari awal-awal dapet “rumor” itu. Ya, “rumor” itu
benar. Kita jalan-jalan cuy! Jalan-jalan ke China. Kapan lagi cuy!
Tapi tetep, namanya masuk mata kuliah, tetep aja ada belajar
nya. Tapi gapapa lah yang penting jalan-jalan. Refreshing lah dari
pelajaran-pelajaran yang bikin gue gak pernah tidur. Walaupun cuma kurang dari
satu minggu :(
Perjalanan gue dan temen-temen mahasiswa arsitek lain
tujuannya ada 3. Hongkong, Macau dan ShenZhen.
Gue bakalan ceritain perjalanan gue di satu tempat aja,
yaitu di ShenZhen Bay Sports Center China. Pernasaran kan itu tempat apa? Nanti
bakalan gue kasih tau, tapi sebelumnya gue bakalan ceritain kisah-kisah tentang
ShenZhen dulu.
Sunday, March 12, 2017
MACAU
MACAU
Makau adalah sebuah wilayah di pesisir selatan Republik Rakyat Tiongkok
setelah penandatanganan perjanjian antara Portugal dengan Tiongkok pada 20
Desember 1999. Bersama dengan Hong Kong, Makau adalah suatu wilayah dengan
status sebagai Daerah Administratif Khusus yang berlaku hingga 20 Desember
tahun 2049 atau 50 tahun setelah penandatanganan penyerahan kedaulatan.
Macau - terletak di tepi barat Sungai Pearl Delta di selatan Provinsi
Guangdong, Cina – bersebelahan dengan kota Daratan Zhuhai dan terletak sekitar
60 kilometer di sebelah timur Hong Kong. Macau terdiri dari Macau Peninsula,
Taipa dan kepulauan Coloane. Macau Peninsula adalah pusat dari wilayah tersebut
dan terhubung ke Pulau Taipa oleh tiga jembatan jalan. Beberapa resort hotel
besar internasional - dengan infrastruktur pendukung baru - yang terletak di
tanah reklamasi antara Taipa dan Coloane di distrik baru yang dikenal sebagai
Cotai.
Bangsa Portugis tiba dan menetap di Macau pada pertengahan abad
ke-16. Dengan demikian, arsitektur kota, seni, agama, tradisi, makanan dan
masyarakat mencerminkan integrasi budaya Cina, Barat dan Portugis. Macau
menjadi Daerah Administratif Khusus Republik Rakyat China pada tanggal 20 Desember
1999 dan menjadi wilayah otonomi tinggi di bawah prinsip 'Satu negara, dua
sistem ". SAR kecil tumbuh seiring perkembangan bangunan di tanah
reklamasi, dan dalam jumlah dan keragaman atraksinya. Pada tahun 2005, Pusat
Sejarah Macau yang tertulis di Daftar Warisan Dunia UNESCO sebagai hasil dari
lanskap yang unik sejarah dan budaya. Macau saat ini memposisikan diri sebagai
Pusat Dunia Pariwisata dan Kenyamanan karena berkembang menjadi tujuan wisata
bertaraf internasional.
Selama lebih dari 400 tahun, Makau adalah wilayah yang merupakan
bagian dari tanah jajahan Portugis.
Friday, February 17, 2017
Penataan Pemukiman di Sepanjang Sungai
Hukum dan Pranata Pembangunan
Tugas 7 – Penataan Pemukiman di Sepanjang Sungai
Latar
Belakang
Tempat
tinggal atau hunian yang layak merupakan salah satu kebutuhan dasar dari setiap
manusia di muka bumi ini. Hal ini sejalan dengan apa yang diamanatkan dalam
Pasal 28H Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia yang menentukan bahwa
setiap orang berhak hidup sejahtera, lahir dan batin, bertempat tinggal, dan
mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat. Namun sangat disayangkan
belum semua masyarakat Indonesia dapat menikmati hunian yang layak. Hal ini
terlihat nyata melalui kehadiran kawasan-kawasan kumuh di kota-kota besar.
Salah satu kendala utama yang
dihadapi dalam menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat
berpenghasilan rendah adalah keterbatasan lahan. Harga lahan yang tersedia di
pusat kota sangat tinggi, sehingga pembangunan perumahan untuk masyarakat
berpenghasilan rendah hanya dapat dilaksanakan di pinggir kota. Akhirnya
mereka harus puas tinggal di pinggir kota dan di bantaran sungai. Hal ini berkaitan
dengan “PERATURAN MENTERI
PEKERJAAN UMUM NOMOR : 63/PRT/1993 TENTANG GARIS SEMPADAN SUNGAI, DAERAH
MANFAAT SUNGAI, DAERAH PENGUASAAN SUNGAI DAN BEKAS SUNGAI”
Subscribe to:
Posts (Atom)

